Langsung ke konten utama

Diet Mediterania ?

Diet Mediterania adalah diet yang menggabungkan kebiasaan hidup sehat tradisional orang dari negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania. Diet ini sangat menyehatkan, salah satu manfaatnya yakni diyakini dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung.
Diet Mediterania ini adalah diet yang kaya akan kandungan sayuran, buah, kacang polong, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Selain itu, menu diet Mediterania ini juga berisi ayam dan daging, juga ada sedikit daging merah dan lemak tak jenuh yang berasal dari minyak zaitun dan kacang-kacangan.
Mediterranean Diet
Mengandung Banyak Manfaat
Diet Mediterania diyakini baik untuk kesehatan Anda. Melakukan dan menerapkan diet yang kaya akan buah-buahan, sayuran, lemak sehat, dan biji-bijian, dapat menurunkan risiko Anda untuk terhindar dari beberapa masalah kesehatan, lho.
Jika Anda sedang mencari rencana makan untuk jantung yang sehat, maka diet Mediterania mungkin adalah pilihan tepat untuk Anda.  Diet Mediterania menggabungkan dasar-dasar makan sehat, yang menambahkan percikan minyak zaitun beraroma dan mungkin segelas anggur merah ke dalam komponen menu lainnya. Hal ini menjadi ciri dari gaya memasak tradisional negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania. Diet Mediterania dipercaya dapat mengurangi risiko penyakit jantung, karena menekan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh Anda.
Olahan masakan Mediterania memang bervariasi menurut wilayahnya, namun sebagian besar menu Mediterania didasarkan pada sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian sereal, minyak zaitun, dan ikan. Menurut sebuah penelitian, orang-orang yang melakukan diet Mediterania ini terbukti memiliki risiko 30% lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, diet Mediterania juga dipercaya dapat menurunkan risiko terkena kanker, penyakit Parkinson, dan Alzheimer. Wanita yang mengonsumsi menu diet Mediterania yang dilengkapi dengan ekstra minyak zaitun yang dicampur dengan kacang, dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara. Dengan menerapkan diet Mediterania, Anda diduga dapat melakukan pencegahan untuk berbagai penyakit kronis.
Cara Menerapkan Diet Mediterania
Diet Mediterania adalah cara yang lezat dan sehat untuk makan. Begini cara menerapkan diet menyehatkan itu, di antaranya:
  • Makan sayuran dan buah-buahan, dan beralih ke biji-bijian utuh. Usahakan untuk mengonsumsi 7-10 porsi sayuran dan buah-buahan setiap harinya.
  • Mengganti mentega dengan lemak sehat seperti minyak zaitun dan minyak canola.
  • Menggunakan bumbu dan rempah-rempah, bukan garam, untuk penambah rasa makanan.
  • Membatasi asupan daging merah tidak lebih dari beberapa kali dalam sebulan.
  • Makan ikan setidaknya dua kali dalam satu minggu, usahakan juga tidak menggoreng.
  • Banyak olahraga.
  • Batasi konsumsi makanan cepat saji, yang mungkin mengandung tinggi garam dan lemak jenuh.
  • Ganti camilan Anda dengan buah kering dan kacang tanpa garam. Daripada kue, keripik, dan biskuit.
  • Boleh mengonsumsi anggur merah, tapi tidak boleh lebih dari dua gelas kecil per hari.
  • Perbanyak minum air putih untuk melawan minuman manis yang Anda konsumsi.
Adapun takaran dari beberapa daftar menu yang disarankan, yaitu:
  • Maksimal asupan per bulan: dapat mengonsumsi daging merah maksimal 4 porsi dalam satu bulan.  Dalam satu porsi mengandung sekitar 60 gram daging merah.
  • Maksimal asupan per minggu: dapat mengonsumsi telur 3 porsi dalam seminggu, di mana satu porsi itu adalah 1 butir telur, 3 porsi kentang (1 porsi adalah 100 gram), 3-4 porsi kacang-kacangan (1 porsi adalah 30 gram, dapat dimakan sebagai camilan) dan polong-polongan (1 porsi adalah 100 gram), mengonsumsi ikan 5-6 porsi.
  • Maksimal asupan per hari: buah 3 porsi (1 apel, 1 pisang, 1 jeruk, 200 gram melon atau semangka, 30 gram anggur), 6 porsi sayuran (1 porsi mengandung secangkir sayuran berdaun mentah atau setengah cangkir sayuran lainnya).
Dengan mengetahui informasi tentang diet Mediterania di atas, Anda dapat menerapkan cara makan sehat dan enak tersebut. Untuk memastikan apakah diet ini cocok untuk Anda, tidak ada salahnya untuk konsultasikan dengan dokter ahli gizi Anda. Faktor penting lain diet ini adalah membatasi atau menghindari makanan tinggi lemak dan gula.

Referensi :
http://www.alodokter.com/diet-mediterania-diet-sehat-mengandung-banyak-manfaat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

manfaat jus Mangga

Siapa sih yang tidak kenal dengan buah mangga? Buah yang dianggap sebagai salah satu buah yang nikmat dan enak di ini banyak ditemukan di negara Indonesia, karena pohon mangga merupakan tanaman yang dapat tumbuh subur pada daerah beriklim tropis. Karena merupakan jenis buah musiman yang hanya ada dan berbuah pada saat tertentu saja, mangga menjadi buah yang dirindukan kehadirannya oleh para penggemarnya. Selain dapat dikonsumsi secara langsung, buah mangga juga dapat diolah menjadi sejumlah hidangan yang nikmat seperti jus mangga, puding mangga, salad buah, smoothie, campuran rujak buah dan hasil olahan lainnya. Dengan demikian, penggemar buah mangga tidak akan merasa bosan ketika mengkonsumsinya. Namun, hasil olahan mangga yang biasa dikonsumsi yaitu jus mangga segar. Pasalnya, mengkonsumsi jus mangga merupakan cara yang praktis dan cepat bagi orang yang tidak mempunyai banyak waktu untuk mengkonsumsinya secara langsung. Dengan mengkonsumsi buah mangga dalam olahan jus, tubuh aka...

pilihan diet bagi Pengidap Asam Urat

Rematik asam urat  atau penyakit gout  adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu. Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat tetap dapat menjalani pola makan sehat pada umunya yang kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak jenuh. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala. Purin dan Rematik Asam Urat Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh. Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat per...